Oleh: rye | 8 Agustus 2009

SEKILAS TENTANG KLINIK SANITASI

Klinik_Sanitasi_net

Upaya kesehatan dibidang Kesehatan Lingkungan dimaksudkan juga sebagai pencegahan timbulnya suatu penyakit yang berhubungan dengan lingkungan diantaranya malaria, diare, kecacingan, dll.
Mencegah adalah lebih baik daripada mengobati bila terjadi suatu penyakit. Untuk itu diperlukan adanya perilaku hidup bersih dan sehat.
Kegiatan dibidang Kesehatan Lingkungan meliputi pemeriksaan sarana air bersih, tempat-tempat umum, pemeriksaan warung/rumah makan, pemeriksaan jentik pada tempat penampungan air di rumah penduduk, dan penyuluhan yang dikaitkan dengan penyakit yang diderita oleh pengunjung Puskesmas, dalam hal ini pengunjung Puskesmas yang sakitnya berkaitan dengan kesehatan lingkungan, diberikan penyuluhan oleh petugas Sanitasi pada Klinik Sanitasi Puskesmas.

KLINIK SANITASI

A. LATAR BELAKANG

Menurut ahli kesehatan HL. Bloom derajat kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh 4 faktor yaitu : lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan, dan keturunan.

Sampai saat ini diketahui bahwa permasalahan penyakit terbanyak yang terdapat di wilayah kerja puskesmas di dominasi oleh penyakit-penyakit yang berhubungan dengan masalah kesehatan lingkungan.
Disamping itu upaya pengobatan penyakit dan upaya perbaikan lingkungan dikerjakan secara terpisah dan belum terintegrasi dengan upaya terkait lainnya. Petugas paramedis/medis mengupayakan pengobatan tanpa memperhatikan kondisi lingkungan peruamahan/pemukiman pasien, disisi lain petugas kesling mengupayakan kesehatan lingkungan tanpa memperhatikan permasalahan penyakit/kesehatan masyarakat.

B. PENGERTIAN

Klinik sanitasi merupakan suatu wahana untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat melalui upaya terintegrasi antara kesehatan lingkungan pemberantasan penyakit dengan bimbingan, penyuluhan, dan bantuan teknis dari petugas Puskesmas. Klinik Sanitasi bukan sebagai unit pelayanan yang berdiri sendiri, tetapi sebagai bagian intergral dari kegiatan Puskesmas, bekerjasama dengan program yang lain dari sektor terkait di wilayah kerja Puskesmas.
Pasien adalah penderita penyakit yang diduga berkaitan dengan kesehatan lingkungan yang dirujuk oleh petugas medis ke Ruang Klinik Sanitasi
Klien adalah masyarakat umum bukan penderita penyakit yang datang ke Puskesmas untuk berkonsultasi tentang masalah yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan.

C. TUJUAN KLINIK SANITASI

Umum

Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat melalui upaya preventif dan kuratif yang dilakukan secara terpadu, terarah, dan tersusun secara terus-menerus.

Khusus

1. Meningkatlkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat (pasien dan klien) serta masyarakat disekitarnya akan pentingnya lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat.
2. Masyarakat mampu memecahkan masalah kesehatan yang berhubungan dengan kesehatan lingkungan.
3. Terciptanya keterpaduan antar program-program kesehatan dan antar sektor terkait yang dilaksanakan di Puskesmas dengan pendekatan secara holistik terhadap penyakit-penyakit berbasis lingkungan.
4. Meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyakit-penyakit berbasis lingkungan melalui Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) secara terpadu (PWS terhadap lingkungan dan penyakit)

D. SASARAN

1. Penderita Penyakit yang berhubungan dengan masalah kesehatan lingkungan yang datang ke Puskesmas
2. Masyarakat umum (klien) yang mempunyai masalah kesehatan lingkungan yang datang ke Puskesmas. Lingkungan penyebab masalah bagi penderita/klien dan masyarakat sekitarnya.

E. RUANG LINGKUP

1. Penyakit dan penyehatan air bersih/jamban dalam rangka pencegahan penyakit diare, kecacingan, dan penyakit kulit.
2. Penyehatan perumahan/lingkungan dalam rangka pencegahan penyakit ISPA /TB-Paru/Demam Berdarah/Malaria.
3. Penyehatan lingkungan kerja dalam rangka pencegahan penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan/akibat kerja.
4. Penyehatan makanan/minuman dalam rangka pencegahan penyakit saluran pencernaan / keracunan makanan.
5. Pengamanan pestisida dalam rangka pencegahan keracunan pestisida.
6. Penyakit atau gangguan kesehatan lainnya yang berhubungan dengan lingkungan.

F. KEGIATAN KLINIK SANITASI

1. Di dalam gedung
Semua pasien yang mendaftar di loket setelah mendapat kartu status seterusnya diperiksa oleh petugas paramedis/medis Puskesmas. Apabila di dapatkan penderita penyakit yang behubungan erat dengan faktor lingkungan, maka yang bersangkutan dirujuk ke ruang klinik sanitasi. Kalau klien, setelah mendaftar di loket, mereka langsung ke ruang Klinik Sanitasi untuk mendapatkan bimbingan teknis. D ruang Klinik Sanitasi, sanitarian/tenaga kesling akan melakukan wawancara dan konseling yang hasilnya ditulis dalam Kartu Status Kesehatan Lingkungan. Selanjutnya sanitarian/petugas kesling membuat janji kunjungan ke rumah pasien/klien

2. Di luar gedung
Kegiatan di luar gedung ini adalah kunjungan rumah/lokasi sebagai tindak lanjut kunjungan pasien/klien ke Puskesmas (Klinik Sanitasi). Kunjungan ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin yang lebih dipertajam sasarannya, sesuai hasil wawancara pasien/klien dengan sanitarian pada waktu di Puskesmas.

Alur_Kegiatan-net


Tanggapan

  1. saya pengen tau bagaimana bentuk soal kalaau qt mau tesbagi sanitarian di rumah sakit, mohon bantuan penjelasannya….

    • maksudnya mbak rahma mau ikutan test di rumah sakit bkn?… kalau itu yang dimaksud biasanya soal test meliputi pengetahun umum dan keahlian

      pengetahuan umum meliputi UU Kepegawaian, UU Otonomi Daerah, UU Kesehatan, pengetahuan tentang pemahaman semua program yang ada di RS dan issu terkini seputar kesehatan termasuk program MDGs

      sementara untuk keahlian biasanya seputar Permenkes yang berhubungan dengan basic sanitarian seperti pemberian kaporit untuk instalasi air bersih atau pengukuran BOD/COD yang berkaitan dengan limbah RS atau bisa juga seputar penanganan sampah infectious RS

      jadi mbak rahma, kira-kira seperti itu soal yang akan diujikan… good luck…!!!

  2. Boleh gabung? Saya butuh info klinik sanitasi..

    • tentu boleh dunk mbak lina…, untuk penjelasan klinik sanitasi sepertinya sudah sering saya sampaikan di sini, tp baiklah untuk itu akan saya jelaskan lagi ke alamat email anda saja, oke…?!

      • Saya minta conto laporan klinik sanitasi puskesmas, d tunggu y..

  3. trimakasih atas kirimannya, ini sangat membantu kami.Ditunggu kalo ada info terbaru

    • oke..,

  4. Kami lagi butuh contoh brosur klinik sanitasi dan brosur tentang kesehatan lingkungan , ada info dimana dapat diperoleh?.

    • makasih mbak sri, selanjutnya info kami kirimkan ke alamat email anda…

  5. kalo mau bergabung disini boleh nggak?, saya petugas kesling di Dinas kesehatan kota bima.Info2nya lumayan bagus nih………..

    • tentu saja sangat boleh mbak sri…, terima kasih atas masukannya.

  6. Boleh gabung ya,,
    Pengen belajar tentang klinik sanitasi ney,,
    Minta bimbingannya ya..
    Makasii… :)

    • Tentu saja sangat boleh mbak Tami…, silahkan simak penjelasan dibawah ini :

      Klinik Sanitasi adalah suatu tempat untuk melakukan konseling dalam hal penyakit yang disebabkan oleh dampak suatu lingkungan.

      Sasaran Klinik Sanitasi bisa Pasien (orang sakit) atau Klien (orang sehat). Biasanya prosesnya seperti berikut :

      1. Pasien (orang sakit) datang ke Puskesmas/RS dan mendaftar seperti biasa.
      2. Selanjutnya masuk ke ruang BP/Poli Umum untuk mendapatkan pemeriksaan (Diagnosa).
      3. Bila sewaktu pemeriksaan dicurigai bahwa pasien ini menderita sakit akibat PBL (Penyakit Bawaan Lingkungan) seperti TBC, Kecacingan, ISPA, Diare, DBD, dan Kulit, maka wajib bagi petugas yang ada di BP/Poli Umum tersebut untuk merujuknya ke Klinik Sanitasi, tapi jika sakitnya pasien disebabkan oleh akibat lain, maka pasien biasanya langsung dipersilahkan untuk mengambil obat di apotik.
      4. Sedangkan untuk Klien (orang sehat), dia langsung menuju ke Klinik Sanitasi setelah membayar pendaftaran/retribusi.
      5. Di Klinik Sanitasi, baik Pasien ataupun Klien akan dilakukan Konseling sesuai dengan jenis penyakit yang dideritanya dengan menggunakan Lembar Wawancara yang sudah tersedia.
      6. Petugas Konseling lalu melakukan wawancara dan mengisi lembaran tersebut.
      7. Ingat !!! karena basic kita adalah Preventif, maka langkah selanjutnya adalah mengadakan suatu kesepakatan untuk melakukan Kunjungan Rumah, dengan mencatat tanggal dan bulan kunjungan tersebut.
      8. Jangan lupa pula tindakan Promotifnya dengan melakukan penyuluhan menggunakan media yang tersedia berupa Leaflet, Poster, Maket dan lain sebagainya.
      9. Selanjutnya Pasien/Klien dipersilahkan untuk mengambil obat di apotik sebelum pulang.

      Dalam hal kunjungan rumah, harap memperhatikan semua aspek yang ada di rumah tersebut seperti pencahayaan, ventilasi, luas kamar, lubang asap dapur dan sebagainya.

      Bila memang diketemukan hal yang diduga menjadi penyebab (misalnya pasien/klien menderita penyakit TBC dan setelah dilakukan kunjungan rumah, rumah tersebut dalam kondisi gelap/kurang pencahayaan), maka segera berikan saran untuk perbaikannya dan yang tidak kalah pentingnya adalah memberikan kesadaran kepada pasien/klien dan keluarganya tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

      Demikian penjelasan singkat mengenai Klinik Sanitasi, semoga bermanfaat…

  7. Kesling mantap

    • hidup juga sdr. Aat Diat…. Bravo Sanitarian…!!!

  8. Hidup keeling,hdup preventif…..

  9. Saya ptgs kesling dislh atu puskes di kab. Padang lawas utara. Dan saya mau bljr jg tntg kesling in,aplagi sy mau lihat format2 baku laporan kesling smuany,krna kami msh kabupaten yg br dibentuk,jd sgala sstunya mash blm lgkp. Bs gak dikirimkn ke email sy format baku laporan kesling n format pembukuannya? Trims

    • bisa aja…, makasih dah mampir ke blog kami.

  10. Bisa gabung ga? Sy dari Toraja Sulawesi Selatan. Pgn belajar soal klinik sanitasi. Mohon info sebanyak2nya. Makasih

    • Terima kasih telah mampir di blog kami, untuk bergabung saya persilahkan karena blog ini sengaja dibuat sebagai sarana tukar informasi dan edukasi. Untuk infonya silahkan simak penjelasan dibawah ini.

      Klinik Sanitasi adalah suatu tempat untuk melakukan konseling dalam hal penyakit yang disebabkan oleh dampak suatu lingkungan.

      Sasaran Klinik Sanitasi bisa Pasien (orang sakit) atau Klien (orang sehat). Biasanya prosesnya seperti berikut :

      1. Pasien (orang sakit) datang ke Puskesmas/RS dan mendaftar seperti biasa.
      2. Selanjutnya masuk ke ruang BP/Poli Umum untuk mendapatkan pemeriksaan (Diagnosa).
      3. Bila sewaktu pemeriksaan dicurigai bahwa pasien ini menderita sakit akibat PBL (Penyakit Bawaan Lingkungan) seperti TBC, Kecacingan, ISPA, Diare, DBD, dan Kulit, maka wajib bagi petugas yang ada di BP/Poli Umum tersebut untuk merujuknya ke Klinik Sanitasi, tapi jika sakitnya pasien disebabkan oleh akibat lain, maka pasien biasanya langsung dipersilahkan untuk mengambil obat di apotik.
      4. Sedangkan untuk Klien (orang sehat), dia langsung menuju ke Klinik Sanitasi setelah membayar pendaftaran/retribusi.
      5. Di Klinik Sanitasi, baik Pasien ataupun Klien akan dilakukan Konseling sesuai dengan jenis penyakit yang dideritanya dengan menggunakan Lembar Wawancara yang sudah tersedia.
      6. Petugas Konseling lalu melakukan wawancara dan mengisi lembaran tersebut.
      7. Ingat !!! karena basic kita adalah Preventif, maka langkah selanjutnya adalah mengadakan suatu kesepakatan untuk melakukan Kunjungan Rumah, dengan mencatat tanggal dan bulan kunjungan tersebut.
      8. Jangan lupa pula tindakan Promotifnya dengan melakukan penyuluhan menggunakan media yang tersedia berupa Leaflet, Poster, Maket dan lain sebagainya.
      9. Selanjutnya Pasien/Klien dipersilahkan untuk mengambil obat di apotik sebelum pulang.

      Dalam hal kunjungan rumah, harap memperhatikan semua aspek yang ada di rumah tersebut seperti pencahayaan, ventilasi, luas kamar, lubang asap dapur dan sebagainya.

      Bila memang diketemukan hal yang diduga menjadi penyebab (misalnya pasien/klien menderita penyakit TBC dan setelah dilakukan kunjungan rumah, rumah tersebut dalam kondisi gelap/kurang pencahayaan), maka segera berikan saran untuk perbaikannya dan yang tidak kalah pentingnya adalah memberikan kesadaran kepada pasien/klien dan keluarganya tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).

      Demikian penjelasan singkat mengenai Klinik Sanitasi, semoga bermanfaat…

  11. [...] Upaya kesehatan dibidang Kesehatan Lingkungan dimaksudkan juga sebagai pencegahan timbulnya suatu penyakit yang berhubungan dengan lingkungan diantaranya malaria, diare, kecacingan, dll. Mencegah adalah lebih baik daripada mengobati bila terjadi suatu penyakit. Untuk itu diperlukan adanya perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan dibidang Kesehatan Lingkungan meliputi pemeriksaan sarana air bersih, tempat-tempat umum, pemeriksaan warung/rumah mak … Read More [...]

  12. ikutan dunk,di dr sanitarian puskemas kayumas,kab.klaten,jateng

    • Silahkan mas…, blog ini terbuka untuk umum…

  13. Halo mbak dhani…, blog ini terbuka untuk siapa saja dan tidak mesti orang jonggol tentunya, jika mbak dhani berminat gabung dgn kami sungguh merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi saya karena pada dasarnya background kita sama…., klo mbak dhani memiliki artikel/tulisan yg berkenaan dgn kesehatan lingkungan boleh dong sharing dgn kami, met gabung deh………. hehehe…

  14. bagaimana kalau saya pengen bergabung di klub sanitarian jonggol, kebetulan saya lulusan akademi kesehatan lingkungan di surakarta dan saat ini saya bekerja di rumah sakit sebagai sanitarian

    • Mbak dani, boleh kenal nggak.Biar bisa bagi2 info tentang sanitasi disurakarta.

  15. Waalaikum salam…, tentu saja boleh mbak dengan senang hati saya terima , mengenani masalah yang mbak sampaikan akan saya kirimkan ke email mbak secepatnya, terima kasih


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.